Penjual Nasi Uduk di Gunung Gede

jika anda pernah mendaki gunung gede pasti anda pernah bertemu dengan seorang penjual nasi uduk yang sering menjajakan dagangannya di surya kencana(alun-alun gunung gede). Memang agak aneh kedengarannya karena di gunung yang jauh dari hiruk pikuk kota kita masih bisa bertemu penjual nasi uduk. Itulah pengorbanan seorang pedagang nasi uduk dalam mencari nafkah. Saya juga sempat membeli nasi uduk ini karena iba melihat pengorbanannya dalam mencari nafkah dan saya sempat bertanya tanya  mengenai teknis cari ia berdagang. Dengan nafas yang masih tersengal sengal ia bercerita mengenai rutinitas nya. Maklum dari perawakannya yang sudah tidak muda lagi dan baru sampai surya kencana tanpa istirahat ia langsung menjajakan dagangannya. Pedagang tersebut biasanya menjajakan makananya dengan harga Rp.5000 per bungkus dengan porsi yang terhitung sedikit jika di bandingkan dengan harganya. Hal ini bisa saya maklumkan karena butuh tenaga ekstra untuk mencapai puncak hanya untuk menjajakan dagangannya. Dengan waktu daki normal sekitar 5 jam dan  jalur pendakian  yang cukup terjal jika melalui jalur putri, pedagang nasi uduk ini berusaha mencapai surya kencana hanya untuk menjajakan dagangannya. Dengan bermodalkan tas ransel dan sepatu boot pedagang ini bisa mencapai surya kencana dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Biasanya jika daganganannya habis ia langsung turun, dan hanya sempat istirahat sebentar. Seminggu 3 kali biasanya ia melakukan aktifitas ini dan hari lainnya di gantikan oleh adiknya.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s